Sendiri,
Entah sampai kapan aku berteman dengan kesendirian
Di atas loteng kamar yang bertaburkan cahaya bintang
Ditemani suara alam yang saling sahut bersahutan bergantian
Tapi,
Apalah artinya sendiri?
Saat tak ada orang lain yang menemani
Yang bisa diajak bercerita dan berbagi
Yang bisa sedikit melegakan luka di hati
Sendiri,
Kenapa kini kau menemani?
Dengan segala yang kau punya
Kau mengoyak-oyak semuanya
Membenamkan perasaan yang semestinya terpancar
Yang semestinya selalu membuncah tanpa perlu dipecah
Yang semestinya berlalu, malah hadir selalu
Sendiri,
Berapa lama kau akan singgah?
Bisakah datang saat aku bersamaNya?
Benar-benar hanya untuk bersamaNya?
Agar aku tak bisa berdusta, atas apa yang kurasa
Sendiri,
Membuatku mengerti apa artinya bersama
bersamaNya, yang selalu setia memberi
yang selali setia mengampuni
yang selalu setia mengasihi
dan yang selalu setia menemani
0 comments:
Post a Comment